Jakarta, CNBC Indonesia- Head of Macroeconomics & Financial Market Research BSI, Kahfi Riza menilai Bank Indonesia cukup responsif menyikapi volatilitas Rupiah yang terjadi sejak awal tahun 2024.

Sejumlah instrumen BI masih bisa dipotimalkan untuk untuk menjaga stabilitas Rupiah, mulai dari Term Deposit Valas DHE, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) hingga Bank Indonesia Foreign Currency Securities (SVBI) and Bank Indonesia Foreign Currency Sukuk (SUVBI).

Di sisi lain Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto melihat langkah intervensi Bank Indonesia di pasar SBN maupun di pasar primer obligasi negara hingga tetap menahan level BI Rate sebagai upaya yang tepat untuk memastikan stabilitas Rupiah.

Seperti apa analisis pasar terhadap upaya BI menjaga stabilitas Rupiah yang saat ini berada di level Rp 15.800-an? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Head of Macroeconomics & Financial Market Research BSI, Kahfi Riza dan Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto dalam Closing Bell CNBC Indonesia (Rabu, 27/03/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *