Jakarta, CNBC Indonesia – PT Blue Bird (BIRD) Tbk. mencetak laba bersih Rp 452,97 miliar pada 2023. Laba ini naik 26,4% dari episode sama tahun sebelumnya Rp358,35 miliar.

Dengan demikian, laba per saham dasar naik hingga Rp 181, dibandingkan sebelumnya Rp 143 pada 2022. Sementara itu, Laba kotor terakumulasi Rp1,40 triliun pada tahun 2023. Laba kotor ini naik 30,8% dari Rp 1,07 triliun pada 2022.

Kemudian, laba sebelum beban pajak penghasilan Rp595,09 miliar, naik 22,85% dari Rp484,43 miliar. Dikutip dari laporan keuangan yang dimuat di BEI, pendapatan bersih perusahaan mencapai Rp 4,42 triliun, naik 23,1% dari Rp 3,59 triliun pada 2022. Adapun, Pendapatan lain-lain Rp58,50 miliar, naik 13,9% dari Rp51,34 miliar.

Kendati demikian, beban langsung BIRD tercatat naik 20% menjadi Rp 3,01 triliun dari tahun sebelumnya Rp 2,51 triliun. Kemudian, beban sewa pembiayaan perusahaan juga naik menjadi Rp 688 juta pada 2023, dibandingkan Rp 406 juta pada 2022. Beban lain-lain BIRD juga naik menjadi Rp20,32 miliar dari Rp12,06 miliar.

Pada akhir 2023, BIRD mencatat total ekuitas terkumpul sebesar Rp 5,63 triliun, naik dari Rp 5,35 triliun pada 2022. Lalu, jumlah liabilitas juga mencapai Rp 1,94 triliun, naik tipis dari Rp1,54 triliun pada 2022.

Dengan demikian, total aset Blue Bird mencapai Rp 7,58 triliun pada akhir 2023. Nilai ini naik dibandingkan Rp6,89 triliun pada 2023.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Adu Cuan Big Bank RI Bagi Investor, Ini Juaranya


(haa/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *