Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau ambles pada perdagangan sesi I Senin (1/4/2024), di tengah sidang sengketa Pemilu 2024 yang semakin memanas di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hingga pukul 10:20 WIB, IHSG ambles 1% ke posisi 7.215,81. IHSG saat ini berada di level psikologis 7.200. Namun, jika koreksi IHSG makin membesar, bukan tidak mungkin IHSG akan kembali menyentuh level psikologis 7.100.

Nilai transaksi indeks pada perdagangan sesi I hari ini mencapai sekitar Rp 3 triliun dengan melibatkan 5,8 miliaran saham yang berpindah tangan sebanyak 523.636 kali.

Secara sektoral, sektor transportasi menjadi penekan terbesar IHSG di sesi I hari ini, yakni mencapai 2,73%.

Beberapa saham turut menjadi penekan (laggard) IHSG pada sesi I hari ini. Berikut saham-saham yang menjadi laggard IHSG.










Emiten Kode Saham Indeks Poin Harga Terakhir Perubahan Harga
Bank Mandiri (Persero) BMRI -15,85 7.050 -2,76%
Bank Rakyat Indonesia (Persero) BBRI -11,63 5.925 -2,07%
Bank Central Asia BBCA -8,57 9.925 -1,49%
Bank Negara Indonesia (Persero) BBNI -8,12 5.675 -3,81%
Indofood CBP Sukses Makmur ICBP -3,86 11.075 -4,74%
Adaro Energy Indonesia ADRO -2,55 2.650 -1,85%

Sumber: RTI & Refinitiv

Empat saham bank raksasa menjadi penekan terbesar IHSG di sesi I hari ini, dengan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi penekan terbesar yakni mencapai 15,8 indeks poin.

IHSG cenderung melemah di tengah berlanjutnya sidang sengketa Pemilu 2024 atau Pilpres 2024. Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) (pilpres) 2024. Badan itu memeriksa para saksi dan ahli dari pemohon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).

Dalam laman media sosial YouTube KPU RI, terlihat bagaimana sidang berlangsung. Nama seorang menteri pun muncul dalam persidangan itu.

“DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) membuat putusan tapi putusannya dibuat setelah proses kampanye selesai, dan dikatakan bahwa menteri, sebut saja Zulkifli Hasan telah melakukan pelanggaran, mengenai kampanye, mengenai cuti kampanye, dan putusannya hanya menegurnya saja,” kata tim hukum Timnas Amin Bambang Widjojantomenyebut Menteri Perdagangan RI.

“Dalam perspektif keahlian saudara saksi, saudara ahli, bagaimana putusan itu, yang tidak mengubah kampanye bansos berulang-ulang kali” katanya.

Sebelumnya, kuasa hukum AMIN memang meminta MK menghadirkan empat menteri sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Empat menteri tersebut yaitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Tim Hukum Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga mendukung permintaan kubu AMIN terkait pemintaan tersebut. Ketua Tim Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan kesaksian dari dua kementerian itu penting untuk dihadirkan oleh MK.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Habis Cetak Rekor IHSG Balik Lesu, Saham Ini Biang Keroknya


(chd/chd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *