Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten tambang batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) sepakati pembagian dividen tunai kepada pemegang saham pada tahun buku 2023 sebesar US$325,21 juta (sekitar Rp5,18 triliun).

Rasio pembayaran dividen ini sebesar 65% dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar US$ 500,33 juta atau setara Rp7,81 triliun Keputusan ini disepakati pada rapat umum pemegang saham tahunan yang digelar 28 Maret 2024 lalu.

Mengutip keterbukaan informasi, sebesar US$199.270.735 atau setara dengan Rp2.660, per saham telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim pada tanggal 22 September 2023.

Sisanya sebesar US$125.944.283 atau setara dengan Rp1.747 per saham berdasarkan kurs JISDOR Bank Indonesia (BI) tertanggal 28 Februari 2024, akan didistribusikan dalam bentuk dividen tunai kepada pemegang saham yang Tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per tanggal 18 April 2024 (recording date) dengan tanggal pembayaran pada tanggal 25 April 2024.

“Sisa keuntungan bersih akan ditambahkan pada Laba Ditahan guna mendukung pengembangan Perseroan,” ujar Direksi ITMG pada keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (2/4/2024).

Bila dibandingkan dengan alokasi pembagian dividen ITMG tahun lalu, jumlah kali ini telah menurun. Adapun pada tahun 2022, ITMG telah menebar dividen sebesar US$474,63 juta atau Rp7,06 triliun (asumsi kurs ($1 = Rp14.914). Jumlah itu setara dengan sebesar Rp6.416 per saham.

ITMG memang mengalami penurunan laba bersih sebesar 58,30% sepanjang tahun 2023. Merujuk pada laporan keuangannya, laba emiten tambang ini per Desember 2023 tercatat sebesar US$ 500,33 juta atau setara Rp7,81 triliun. Sementara di tahun 2022, perseroan membukukan laba sebesar US$ 1,2 miliar atau sebesar Rp18,75 triliun.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


7 Emiten Bakal Tebar Dividen, Cum Datenya Pekan Ini


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *