Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, jumlah investor kripto di Indonesia telah menembus angka 19 juta investor di Maret 2024, atau naik 381 ribu dari bulan sebelumnya.

“Nilai transaksi kripto bahkan mencapai Rp 33,69 triliun, naik 144,13% secara tahunan (yoy),” ungkap Hasan Fawzi, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Selasa (2/4/2024).

Sementara total akumulasi aset kripto sepanjang tahun 2024 sebanyak Rp 55,26 triliun.

Perkembangan kripto di Indonesia baik dari sisi jumlah investor maupun transaksi menunjukkan tren peningkatan. Saat ini Indo peringakt ke 7 dengan jumlah aset kripto terbesar di dunia.

Sebelumnya, perkembangan pasar kripto di Indonesia menjadi perhatian media asing. Disebutkan, Pasar kripto Indonesia berkembang dengan sangat pesat.

Melalui artikel terbarunya, Coinpedia.org mencatat, Pasar mata uang kripto di Indonesia telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mencapai pendapatan US$577,6 juta pada tahun 2024.

“Setelah menduduki peringkat ke-7 dalam indeks adopsi kripto global, kami optimis Indonesia akan naik dari sini dalam hal cryptocurrency! Indonesia bukan lagi sekedar surga liburan. Ini menjadi tempat berkembang biaknya inovasi kripto, melompat dari pemula kripto ke 10 besar global hanya dalam beberapa tahun,” sebagaimana tertulis pada Kamis, (21/3/2024).

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Begitu Pengawasan Pindah, OJK Mau Bikin Ini di Kripto


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *