Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut proses transaksi divestasi 14% saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) oleh Holding BUMN MIND ID ditargetkan tuntas pada 1 Juli 2024.

Seperti diketahui, pada 26 Februari 2024 lalu Perjanjian Definitif Jual Beli Saham antara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan MIND ID sudah dilakukan. Hal ini menandai kepemilikan saham MIND ID di INCO bertambah sebesar 14% menjadi 34%.

MIND ID membeli 14% saham INCO sebesar Rp 3.050 per lembar saham atau sekitar US$ 300 juta atau Rp 4,69 triliun (asumsi kurs Rp 15.656 per US$).

Menteri Arifin membeberkan milestone pembayaran pembelian 14% divestasi saham tersebut. Pada April 2024 ini akan ada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Kemudian, 5 Juni 2024, akan ada konfirmasi Right Issue oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 23-27 Juni masuk ke dalam Periode Right Issue. Serta 1 Juli 2024 masuk Allotment (penjatahan).

“Divestasi akan dilakukan dengan kombinasi primary (right issue – 2,8%) dan secondary (penjualan langsung – 11,2%). Dari divestasi ini, MIND ID akan menjadi pemegang saham terbesar PT Vale, total 34%,” ungkap Menteri dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR, Rabu (3/4/2024).

Setelah tuntasnya transaksi jual beli saham ini, maka menurutnya akan ada perubahan jatah penempatan komisaris dan direksi PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Dia menyebut, “MIND ID akan memiliki hak untuk menominasikan Komisaris Utama, 2 orang Komisaris lain, Presiden Direktur (CEO) dan Direktur yang bertanggung jawab terhadap HR (Chief of Human Capital).”

Sementara untuk hak Vale Canada Ltd (VCL), menurutnya akan memiliki hak untuk menominasikan Wakil Komisaris Utama, 2 orang Komisaris lain, Direktur Operasi (COO), dan Direktur terkait sustainability (Chief of Sustainability and Corporate Affairs).

“Sumitomo akan memiliki hak untuk menominasikan 1 orang Komisaris,” ujarnya.

Perlu diketahui, dengan MIND ID menjadi pemegang 34% saham INCO, maka kepemilikan saham Vale Canada Limited di INCO menciut menjadi 33,9% dari sebelumnya 43,79% dan saham Sumitomo Metal Mining menjadi 11,5% dari 15,03%. Adapun porsi kepemilikan saham publik yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tetap sama, yakni sekitar 20,6%.

Berikut perubahan jatah komisaris dan direksi dari masing-masing pemegang saham Vale:
– VCL, semula mendapatkan hak penempatan jatah 4 Komisaris, nantinya berubah menjadi 3 Komisaris. Lalu, untuk jatah Direksi tetap sebanyak 2 jatah Direksi.

– MIND ID, semula mendapatkan hak penempatan jatah 2 Komisaris, nantinya berubah menjadi 3 Komisaris. Lalu, untuk jatah Direksi dari sebelumnya hanya memiliki jatah 1 Direksi, akan berubah menjadi 2 jatah Direksi.

– Sumitomo, tetap mendapatkan hak penempatan jatah 1 Komisaris, tidak berubah. Dan tak ada jatah penempatan Direksi.

– Independen/ Non Afiliated, tetap mendapatkan hak penempatan jatah 3 Komisaris, tidak berubah. Lalu, untuk jatah Direksi, dari sebelumnya 2 Direksi, kini naik menjadi 3 jatah Direksi.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Divestasi Vale Kian Dekat, Bahlil Sebut MIND ID Ambil 14%


(wia)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *