Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten EBT milik Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Tbk. (BREN) menyelesaikan pengambilalihan PT Sidrap Bayu Energi dan PT UPC Operation and Maintenance Indonesia (OMI) pada tanggal 2 April 2024. BREN menyelesaikan proses itu melalui anak perusahaannya, Barito Wind Energy (BWE).

Mengutip keterbukaan informasi, BWE telah mengakuisisi sebanyak 515.515 saham kelas A dan 34.368 saham kelas B yang mewakili sekitar 99,99% dari kepemilikan saham Sidrap Bayu oleh UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd., ACEN Renewables International Pte. Ltd., UPC Renewables Asia III Limited, Sidrap HK Limited, dan Sunedison Sidrap B.V. Harga dari pembelian kepemilikan para penjual tersebut sebesar US$101,92 juta atau setara Rp1,62 triliun.

Kemudian, BWE mengakuisisi sebanyak 2.499 saham yang mewakili sekitar 99,99% kepemilikan saham OMI oleh UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd. dengan harga pembelian sebesar US$297,01 juta atau setara Rp4,72 miliar.

Lantas, total transaksi dari aksi pengambilalihan ini sebesar sekitar Rp1,66 triliun.

Adapun Sidrap adalah pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia dan salah satu yang terbesar di negara ini dengan kapasitas 75 MW terletak di Sulawesi Selatan. Sementara OMI adalah perusahaan yang memainkan peran penting dalam mendukung kegiatan operasional Sidrap.

Langkah ini menegaskan komitmen Barito Renewables untuk mendorong solusi energi berkelanjutan dan berkontribusi pada lanskap energi terbarukan Indonesia.

CEO Barito Renewables Hendra Tan mengatakan hal tersebut menandai awal dari jejak langkah kami di bidang energi terbarukan selain panas bumi yang telah menjadi bagian integral dari portofolio kami selama puluhan tahun. “Barito Renewables bertekad mendukung perjalanan Indonesia menuju pencapaian net-zero dan menyediakan energi bersih baik di dalam Indonesia maupun di luar,” katanya.

Sementara itu, Barito Renewables juga merupakan pemilik dari Star Energy Geothermal yang mengoperasikan unit-unit Wayang Windu, Salak, dan Darajat yang terletak di Jawa Barat dengan total kapasitas terpasang 886 MW.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Emiten Prajogo Pangestu, BREN Guyur US$90 Juta ke Star Energy


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *