Jakarta, CNBC Indonesia – Harta kekayaan orang nomor satu di Indonesia alias presiden menjadi salah satu hal yang paling disoroti masyarakat.

Sejak 1945 silam, sebanyak tujuh tokoh telah memimpin Indonesia sebagai presiden. Tokoh-tokoh tersebut di antaranya, seperti proklamator Soekarno, Soeharto, hingga Joko Widodo (Jokowi).

Lantas, berapakah jumlah harta kekayaan presiden di Indonesia? Berikut daftarnya, dikutip dari berbagai sumber.

1. Soekarno

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa total jumlah harta kekayaan Presiden pertama RI ini. Namun berdasarkan koran Austria Kronen Zeitung edisi 17 dan 19 Desember 2012 seperti dikutip dari detikcom, pada tahun yang sama pernah menyebut data kekayaan Soekarno sebesar US$180 miliar yang tersimpan di sebuah bunker di Union Bank of Switzerland (UBS).

Adapun, koran Kronen Zeitung termasuk salah satu koran tertua di Austria yang terbit sejak 2 Januari 1900.

2. Soeharto

Mengutip detikcom, The United States Treasury mendeteksi adanya perpindahan uang mencapai US$9 miliar ke bank di Austria pada 1998 setelah Soeharto lengser. Uang tersebut merupakan milik Presiden kedua RI itu.

Namun, angka tersebut diyakini hanya sebagian dari harta yang dimiliki Soeharto selama masa jabatannya selama masa periode 1966-1998.

Sementara itu, sebuah lembaga keuangan internasional, Time Warner Inc menyebut bahwa harta Soeharto mencapai sekitar US$15 miliar termasuk US$9 miliar yang ditransfer dari bank di Swiss ke bank di Austria.

3. B.J. Habibie

Belum diketahui pasti juga berapa banyak harta kekayaan BJ Habibie, namun sebuah media cetak Asia Far Eastern Economic Review pernah melansir harta BJ Habibie mencapai US$ 60 juta.

Asia Far Eastern Economic Review merupakan media bisnis berbahasa Inggris terbesar di Asia yang bermarkas di Hong Kong. Harta BJ Habibie didapat dari hak kekayaan intelektual atas sejumlah penemuan di bidang teknologi dan sejumlah bisnis di bidang teknologi.

Melansir Globe Asia, anak BJ Habibie yakni Ilham Habibie dan Thareq Habibie Ilthabi Rekatama tercatat memiliki kekayaan US$250 juta yang bersumber dari sejumlah perusahaan teknologi milik keluarga Habibie.

4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2001 memiliki kekayaan sebesar Rp3,49 miliar.

Kekayaan itu berasal dari tanah dan bangunan miliknya, transportasi, logam mulia, surat berharga, serta giro dan kas.

5. Megawati Soekarnoputri

Megawati digadang-gadang memiliki harta mencapai Rp96,16 miliar berdasarkan LHKPN pada 2014.

Ia mempunyai tanah dan bangunan dengan total Rp36 miliar, transportasi sebesar Rp1 miliar, surat berharga senilai Rp33 miliar, serta giro dan kas sebesar Rp1 miliar.

6. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Berdasarkan LHKPN 2014, SBY diketahui memiliki kekayaan sebesar Rp13,98 miliar. Harta tersebut berasal dari berbagai macam, mulai dari transportasi dengan nilai mencapai Rp500 juta, tanah dan bangunan sebesar Rp5 miliar, serta giro dan kas senilai Rp6 miliar.

7. Joko Widodo (Jokowi)

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Jokowi memiliki harta sebanyak Rp95,8 miliar. Harta tersebut berasal dari berbagai hal mulai dari tanah, kendaraan hingga harta bergerak lainnya.

Adapun, rincian harta Jokowi terdiri dari 20 unit tanah dan bangunan sebesar Rp66,20 miliar Jakarta Selatan, Sukarta, Karanganyar, hingga Sukoharjo.

Sementara, alat transportasi dan mesin senilai Rp432 juta yang terdiri dari dua unit pikap merek Suzuki 1997 dan 2002, dua unit Mercedes-Benz 1996 dan 2004, satu truk Isuzu 2002, satu unit Nissan Grand Livina 2010, satu unit Nissan Juke 2012, dan satu unit motor Yamaha Vega 2001.

Selain itu, orang nomor satu di Indonesia tersebut juga memiliki harta bergerak senilai Rp356.950.000 serta kas dan setara kas Rp15.338.433.676. Jokowi tercatat tidak memiliki utang.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Daftar Kekayaan 7 Presiden RI, Siapa Terkaya & Termiskin?


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *