Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak enam emiten perbankan mendapatkan notasi khusus per Kamis (18/4/2024). Di antaranya, terdapat dua bank yang disematkan notasi khusus L karena belum menyampaikan laporan keuangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Antara lain, bank milik Kookmin Bank asal Korea Selatan PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) karena terakhir melaporkan laporan keuangan kuartal III-2023. Sama halnya dengan bank milik J Trust Group asal Jepang, PT Bank JTrust Indonesia yang juga belum melaporkan laporan keuangan full year tahun 2023.

Adapun KB Bukopin, yang telah berganti nama menjadi KB Bank, mencatatkan rugi bersih sebesar Rp3,37 triliun pada kuartal III-2023. Jumlah itu membengkak dibandingkan rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp2,63 triliun.

Sedangkan JTrust Indonesia telah mencatatkan laba periode berjalan senilai Rp111,34 miliar pada kuartal III-2024. Jumlah itu meningkat 30,89% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya senilai Rp 85,06 miliar.

Sementara itu, keempat emiten bank lainnya mendapatkan notasi khusus X, atau perusahaan terkait dicatatkan di papan pemantauan khusus. Di antaranya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) atau Bank Banten yang mendapatkan notasi khusus X. Kemudian, PT Bank QNB Indonesia Tbk. (BKSW) juga mendapatkan notasi khusus yang sama.

Selain itu, BEI juga menyematkan notasi X pada PT Bank IBK Indonesia Tbk. (AGRS) dan PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD).

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Ini Kebiasaan Warga RI yang Bisa Bikin Miskin Menurut Lo Kheng Hong


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *