Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) sepakat untuk melakukan Penambahan Modal Perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 603.445.814 saham baru. Dengan nilai nominal Rp25.

Keputusan ini disepakati pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Vale Indonesia yang diadakan Jumat (19/4/2024). Selaras dengan persetujuan di atas, Vale Indonesia juga akan meningkatkan modal disetor dan modal ditempatkan sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD yang mana merupakan perubahan Pasal 4 anggaran dasar perusahaan, yang mana disetujui oleh RUPSLB.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui untuk menegaskan, menetapkan dan menyusun kembali susunan para pemegang saham INCO setelah penyelesaian transaksi pengambilalihan (termasuk PMHMETD) sesuai dengan data kepemilikan saham berdasarkan daftar pemegang saham INCO yang tersedia kemudian setelah penyelesaian transaksi pengambilalihan (termasuk PMHMETD).

Pada mata acara terakhir, RUPSLB juga menyetujui menyetujui perubahan Pasal 11 (Direksi), Pasal 12 (Tugas dan Wewenang Direksi), Pasal 13 (Rapat Direksi), Pasal 16 (Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris) dan Pasal 17 (Rapat Dewan Komisaris) anggaran dasar INCO serta pernyataan kembali seluruh ketentuan dalam anggaran dasar perusahaan sehubungan dengan perubahan tersebut. Yang mana keputusan perubahan tersebut hanya akan berlaku efektif pada dan sejak penyelesaian transaksi pengambilalihan dan penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian kepada Vale Indonesia.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Divestasi Saham INCO Mahal, Proyek Vale Terancam Batal?


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *