Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan mengumumkan laporan kinerja kuartal I 2024 besok, Kamis (24/4/2024).

Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, emiten bersandi BBTN tersebut akan mengumumkan laporan keuangan tiga bulan pertama tahun ini pada pukul 16.30 WIB. 

Sebagai informasi, pada hari ini saham BBTN naik 0,36% menjadi Rp 1.375. Akan tetapi dalam sepekan terakhir saham bank yang fokus pada KPR ini stagnan pada level 1.375.

Pada periode yang sama tahun lalu BTN mengantongi laba Rp 801 miliar, naik 3,42% secara tahunan (yoy). Hal ini diikuti oleh penyaluran kredit BTN sebesar 21,77%  yoy menjadi Rp 18,72 triliun.

Sebagai bank yang fokus pada pembiayaan rumah, kredit yang disalurkan untuk perumahan sebesar Rp11,6 triliun, meningkat 15,54% dari setahun sebelumnya yang sebesar Rp10,04 triliun saat itu. 

Sementara itu, sepanjang 2023, BTN mencetak laba Rp 3,5 triliun sepanjang 2023, naik 14,94% yoy. Perolehan laba tersebut tidak terlepas dari pendapatan bunga bersih yang naik 9,2% yoy menjadi Rp28,27 triliun. Seiring dengan peningkatan tersebut, beban bunga membengkak 36,31% yoy menjadi Rp 20,05 triliun.

Adapun BTN menargetkan laba tahun 2024 tumbuh sebesar 12%-14% secara tahunan. 

Dalam perkembangan lain, BTN saat ini dalam proses due dilligence untuk menggabungkan unit usaha syariahnya dengan PT BankMuamalat IndonesiaTbk. 

“Dapat kami sampaikan bahwa saat ini proses due diligence masih terus berjalan,” kata Corporate Secretary Bank Muamalat Hayunaji saat dihubungi CNBC Indonesia, Selasa (23/4/2024).

Seperti diketahui, BTN Syariah yang berstatus unit usaha syariah (UUS) hendak melakukan pelepasan dari induk atau spin off.

Dalam proses tersebut, BTN syariah membidik Bank Muamalat untuk menjadi “cangkang” agar bisa berdiri menjadi bank umum syariah (BUS). Sebelumnya, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan proses uji kelayakan akan rampung pada April 2024.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Mau Jadi Bank Umum Jumbo, Ini 4 Pesaing BTN Syariah


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *