Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan kredit Rp 1.435 triliun, naik 19,14% secara tahunan (yoy) per kuartal I 2024. 

Pencapaian tersebut melampaui pertumbuhan kredit industri yang secara tahunan tumbuh sebesar 12,4% pada akhir Maret 2024.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyatakan, pertumbuhan kredit Bank Mandiri tersebut mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang solid dan resilien.

“Melalui pencapaian fungsi intermediasi ini, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia,” ujar Darmawan, Selasa (30/4/2024).

Darmawan menjabarkan bahwa seluruh segmen kredit Bank Mandiri tumbuh dua digit. Hingga akhir Maret 2024, wholesale naik 25,2% yoy menjadi Rp 751 triliun dan kredit ritel naik 10,9% yoy menjadi Rp 363 triliun. 

Seiring dengan peningkatan fungsi intermediasi, kualitas kredit juga terjaga dengan nonperforming loan (NPL) gross turun 1,02% dari 1,7%. Kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) juga ikut turun menjadi 8,62%.

Sementara itu, Bank Mandiri mencetak laba Rp 12,70 triliun sepanjang kuartal I-2024. Perolehan laba itu naik 1,13% yoy.

Adapun pendapatan bunga tumbuh 13,2% yoy menjadi Rp 35,54 triliun dan mendorong pendapatan bunga bersih naik 5,11% yoy menjadi Rp 24,18 triliun.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Top! 2 Direktur BMRI Ini Raih Sederet Apresiasi Bergengsi


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *